BerandaPendidikanAroma Busuk Proyek Pendidikan: Kadis Dindik Kota Serang Diduga Bermain dengan Pelaksana...

Aroma Busuk Proyek Pendidikan: Kadis Dindik Kota Serang Diduga Bermain dengan Pelaksana RKB SDN Gandaraha!

Serang, intipena.com – Dugaan praktik busuk dalam proyek pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB) SDN Gandaraha, Kecamatan Curug, Kota Serang, kini menyeret nama besar di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Serang.
Informasi yang dihimpun tim intipena.com menyebut, proyek yang dikerjakan oleh CV Global Banten Konstruksi dengan anggaran lebih dari Rp 269 juta itu diduga sarat permainan, mulai dari pengawasan longgar, spesifikasi teknis yang dilanggar, hingga penggunaan material murahan.

Ironisnya, Kepala Dinas Pendidikan Kota Serang, Ahmad Nuri, justru diduga ikut terlibat menutup-nutupi dugaan penyimpangan yang dilakukan pihak pelaksana proyek. Padahal, proyek ini menyangkut fasilitas belajar anak-anak yang seharusnya menjadi prioritas utama kualitas pembangunan pendidikan di daerah.

Proyek RKB Diduga Asal Jadi

Temuan di lapangan menunjukkan banyak kejanggalan pada bangunan RKB tersebut. Kedalaman dan lebar pondasi tidak sesuai standar teknis, material yang digunakan terkesan murahan, dan penerapan K3 (Keselamatan dan Kesehatan Kerja) diabaikan. Bahkan, pekerja di lapangan terlihat tanpa alat pelindung diri (APD) dan minim pengawasan langsung dari konsultan maupun pelaksana proyek.

Dugaan proyek asal jadi ini sebelumnya telah diberitakan oleh media lain dengan judul Soal RKB Gandaraha, Kabid Dindik Kota Serang Diduga Bungkam. Namun, alih-alih melakukan pembenahan, justru kini Kadis Ahmad Nuri ikut diduga terlibat dalam lingkaran yang sama.

Kadis Dindik Bungkam, Dugaan “Kongkalingkong” Menguat

Saat dikonfirmasi awak media pada Kamis (2/10/2025), Ahmad Nuri hanya memberikan jawaban singkat lewat WhatsApp:

“Walaikum salam, siap nanti saya teruskan ke pelaksananya.”

Namun hingga beberapa hari kemudian, tidak ada klarifikasi lanjutan ataupun tindak nyata dari pihak pelaksana proyek. Bahkan saat ditanya kembali secara detail, pesan wartawan hanya dibaca tanpa respons.


Sikap bungkam Kadis ini memperkuat dugaan bahwa ada upaya menutup-nutupi fakta atau bahkan kongkalingkong antara pejabat dinas dan pihak rekanan proyek.

Pengawas dan Pelaksana Diduga Menghilang

Selama proses pembangunan, keberadaan konsultan pengawas PT Ardiyan Cipta Mandiri serta pelaksana proyek CV Global Banten Konstruksi nyaris tidak terpantau di lapangan.
Minimnya kehadiran mereka di lokasi proyek menjadi pertanyaan besar soal komitmen pengawasan dan kualitas pekerjaan.

“Pekerjaan dibiarkan jalan sendiri tanpa pengawasan. Kalau seperti ini, jelas mutu bangunan sangat diragukan,” ungkap salah satu warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.

Akan Dilaporkan ke Inspektorat dan Kejari Serang

Sampai berita ini diterbitkan, pihak pelaksana proyek, konsultan pengawas, Kabid Disdik, maupun Kadis Dindik Kota Serang belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan penyimpangan tersebut.

Tim redaksi intipena.com memastikan akan mengawal kasus ini dan melaporkannya secara resmi ke Inspektorat Kota Serang, bahkan bila perlu didorong ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Serang untuk diusut tuntas.

“Kami akan kirim surat resmi ke Inspektorat Kota Serang, dan bila perlu lanjut ke Kejari Serang,” tegas Tisna, jurnalis investigasi lapangan.

Proyek pendidikan seharusnya menjadi simbol tanggung jawab moral pemerintah terhadap masa depan anak bangsa. Namun bila benar terjadi permainan anggaran dan pembiaran mutu pembangunan, maka Dinas Pendidikan Kota Serang telah mencederai kepercayaan publik.

ARTIKEL TERKAIT

Paling Populer

Recent Comments