BerandaPemerintahDugaan Proyek Irigasi Tanpa Keterbukaan Informasi di Kelurahan Terumbu Disorot Warga

Dugaan Proyek Irigasi Tanpa Keterbukaan Informasi di Kelurahan Terumbu Disorot Warga

SERANG – Dugaan adanya aktivitas pembangunan infrastruktur irigasi yang belum disertai keterbukaan informasi publik menuai sorotan dari sejumlah warga di Kelurahan Terumbu, Kecamatan Serang, Kota Serang, Banten.

Aktivitas pekerjaan yang diduga dilakukan oleh Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Basir tersebut berlokasi di lingkungan Suci RT 01/RW 01, Kelurahan Terumbu. Warga mengaku menemukan sejumlah peralatan pekerjaan seperti troli, scop, cangkul, serta material berupa batu, pasir, dan semen di sekitar area yang diduga menjadi lokasi pembangunan irigasi.

Sejumlah warga mempertanyakan pelaksanaan pekerjaan tersebut lantaran sebelumnya tidak mendapatkan sosialisasi maupun informasi terkait adanya kegiatan pembangunan di wilayah mereka.

“Kami tidak pernah mendapatkan pemberitahuan sebelumnya terkait adanya proyek ini. Tiba-tiba sudah terlihat ada pekerja dan material di area persawahan,” ujar Ahmad, salah seorang warga kepada media saat ditemui di lokasi, Selasa (23/6/2026).

Menurut warga, keterbukaan informasi menjadi hal penting dalam setiap program pembangunan yang menggunakan bantuan atau anggaran pemerintah. Masyarakat berharap pihak pelaksana dapat memberikan penjelasan mengenai sumber anggaran, mekanisme pelaksanaan, serta tujuan pembangunan irigasi tersebut.

Ketua RT setempat juga menyampaikan keprihatinannya terkait minimnya komunikasi antara pihak pelaksana kegiatan dengan masyarakat sekitar.

“Seharusnya ada penyampaian informasi terlebih dahulu kepada warga. Masyarakat memiliki hak untuk mengetahui kegiatan pembangunan yang berlangsung di lingkungannya,” ungkapnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi dari pihak terkait mengenai status administrasi maupun legalitas kegiatan pembangunan irigasi tersebut. Warga berharap pemerintah daerah dapat melakukan pengecekan untuk memastikan seluruh proses pembangunan telah berjalan sesuai aturan yang berlaku.

Sementara itu, sejumlah pihak menilai transparansi dan partisipasi masyarakat menjadi bagian penting dalam setiap program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan bantuan pemerintah melalui kelompok masyarakat.

“Setiap pembangunan yang menyentuh kepentingan masyarakat harus dilakukan secara terbuka agar tidak menimbulkan pertanyaan di kemudian hari,” ujar salah seorang warga lingkungan Suci RT 01/RW 01.

Masyarakat berharap pemerintah dapat segera memberikan klarifikasi dan memastikan program pembangunan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi petani serta masyarakat sekitar.

Red/Bojjes

ARTIKEL TERKAIT

Leave a reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Paling Populer

Recent Comments