Serang, intipena.com – Menunggu perbaikan yang tak kunjung datang, warga Perumahan Graha Walantaka, Kelurahan Pengampelan, Kecamatan Walantaka, Kota Serang, Banten, akhirnya turun tangan memperbaiki jalan rusak secara swadaya, Minggu (25/01/2026).
Puluhan warga tampak bergotong royong menutup lubang-lubang jalan dan membersihkan saluran drainase yang tersumbat. Dengan peralatan sederhana seperti cangkul, sekop, pengki, hingga motor roda tiga, mereka bekerja bersama demi menciptakan akses jalan yang lebih aman.
Selain memperbaiki badan jalan, warga juga menggali saluran air yang mampet agar air hujan tidak lagi menggenangi jalan. Kondisi genangan air selama ini dinilai memperparah kerusakan dan meningkatkan risiko kecelakaan bagi pengguna jalan.
Kegiatan tersebut menjadi bentuk kekecewaan warga terhadap pemerintah Kota Serang yang dinilai lamban menangani persoalan infrastruktur di lingkungan mereka.
Kepala Kelurahan Pengampelan, Dayat, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasinya atas kekompakan warga.
“Gotong royong ini murni dari kesadaran warga. Semua material berasal dari iuran masyarakat. Saya sangat mengapresiasi semangat kebersamaan ini,” ujarnya.
Ia berharap Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Serang segera merealisasikan pembangunan jalan tersebut.
“Pengajuan perbaikan sudah kami sampaikan minggu lalu, dan kemarin sudah dilakukan pengukuran. Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa segera dibangun,” tambahnya.
Salah satu warga, Hadi Supriyadi, mengungkapkan bahwa kondisi jalan rusak tersebut kerap memicu kecelakaan kecil.
“Hampir setiap hari ada warga yang nyaris bertabrakan karena harus berebut jalur sempit yang masih layak. Jalan ini sudah rusak lama, tapi belum juga diperbaiki,” jelasnya.
Menurut Hadi, jalan tersebut merupakan akses utama menuju beberapa blok dan wilayah RT/RW di sekitar perumahan. Kondisi semakin memburuk saat musim hujan, ditambah minimnya penerangan jalan.
“Ini jalur penting untuk antar anak sekolah dan berangkat kerja. Kami berharap pemerintah segera bertindak sebelum ada korban serius,” tuturnya.
Warga berharap pemerintah daerah segera memberikan perhatian serius demi keselamatan dan kelancaran aktivitas masyarakat di Graha Walantaka.


