Senin, Februari 2, 2026
BerandaKontruksiKadis Dinkes Kota Serang Diduga Kabur! Surat Audiensi Tak Digubris, Ormas BPPKB...

Kadis Dinkes Kota Serang Diduga Kabur! Surat Audiensi Tak Digubris, Ormas BPPKB Walantaka Geruduk Kantor Dinkes

Serang, intipena.com – Suasana tegang terjadi di Kantor Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Serang, Senin (10/11/2025). Sejumlah anggota Ormas BPPKB DPAC Walantaka mendatangi kantor tersebut lantaran surat permohonan audiensi mereka tak kunjung ditanggapi. Mirisnya, Kepala Dinas Kesehatan justru diduga kabur menghindar saat mereka datang.

Kedatangan BPPKB Walantaka dipicu oleh dugaan kejanggalan proyek pembangunan Puskesmas Pembantu (Pustu) di Kelurahan Kiara, Kecamatan Walantaka. Proyek senilai Rp729 juta yang dikerjakan oleh CV Sinar Harapan Contractor itu disebut tidak mencantumkan konsultan pengawas dan tidak sesuai spesifikasi teknis.

Ketua BPPKB DPAC Walantaka, Edi, mengatakan pihaknya telah melayangkan surat resmi kepada Dinkes sejak 20 Oktober 2025 untuk meminta audiensi. Namun hingga kini tak ada balasan ataupun tanggapan resmi.

“Kami sudah bersurat resmi, tapi tidak ada jawaban. Logikanya kalau diam berarti setuju. Makanya kami ke sini, tapi kepala dinasnya selalu tidak ada di tempat. Ini pejabat publik atau pejabat bayangan?” tegas Edi geram.

Edi menegaskan, pihaknya akan menggelar aksi di Kejati Banten bila dalam satu minggu ke depan Dinkes Kota Serang tetap bungkam.

“Kami beri waktu satu minggu. Kalau tetap diam, kami aksi ke Kejati Banten. Kami mau transparansi, jangan main-main dengan anggaran rakyat,” ujarnya menambahkan.

Sementara itu, Lusi, staf resepsionis Dinkes Kota Serang, saat ditemui mengatakan bahwa kepala dinas sudah keluar kantor bersama staf bernama Anggi.

“Mohon maaf, Pak Kadis sudah keluar sama Bu Anggi, kayaknya ke Setda. Surat dari BPPKB sudah saya kasih langsung ke beliau,” ujar Lusi.

Upaya konfirmasi melalui telepon dan WhatsApp kepada Kepala Dinas Kesehatan juga tidak mendapat respon, meski pesan terlihat dibaca.

Ketika dikonfirmasi terpisah, Anggi, asisten kepala dinas, hanya menjawab singkat.

“Ya pak, saya di ruangan Sekda. Maaf baru buka HP, banyakan banget ya pak,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas Kesehatan Kota Serang belum memberikan penjelasan resmi. Dugaan kuat mencuat bahwa proyek Pustu Kiara tersebut sarat kejanggalan dan berpotensi bermasalah secara hukum.

Publik kini menantikan langkah tegas aparat penegak hukum dan inspektorat untuk mengusut tuntas dugaan penyimpangan yang mencoreng wajah birokrasi Kota Serang.

(Tim)

ARTIKEL TERKAIT

Paling Populer

Recent Comments

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini