Senin, Februari 2, 2026
BerandaPeristiwa4 dari 9 Petani Sawah Luhur Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di...

4 dari 9 Petani Sawah Luhur Tewas Tersambar Petir Saat Berteduh di Gubuk Sawah

SERANG, Intipena.com – Peristiwa tragis terjadi di Lingkungan Wadas Badamusalam Barat, Kelurahan Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (2/12/2025). Sembilan warga yang berteduh di area persawahan tersambar petir. Empat di antaranya meninggal dunia di lokasi kejadian.

Kapolsek Kasemen, Iptu Nasihin, menjelaskan bahwa para korban awalnya sedang bekerja membersihkan rumput atau ngoyos di area sawah. Ketika hujan turun sekitar pukul 15.00 WIB, mereka menghentikan pekerjaan dan berteduh di sebuah gubuk terbuka di Blok Si Pencil.

Namun cuaca yang semakin memburuk menyebabkan tragedi terjadi sekitar pukul 17.15 WIB. Sambaran petir menghantam gubuk yang ditempati sembilan petani tersebut.

“Kesembilan warga itu menjadi korban dalam peristiwa ini. Empat meninggal dunia, tiga masih dalam observasi, dan dua menjalani perawatan di rumah,” ujar Iptu Nasihin kepada Intipena.com.

Ia mengungkapkan bahwa pihaknya bersama tim kesehatan terus memantau kondisi para korban yang selamat. “Kami memastikan apakah ada yang membutuhkan penanganan lanjutan,” katanya.

Sambaran petir yang datang secara tiba-tiba membuat para korban tidak sempat menyelamatkan diri. Salah satu korban yang masih mampu berjalan bahkan harus menuju permukiman warga untuk meminta pertolongan.

Polisi belum memastikan penyebab utama sambaran petir tersebut, namun hasil pemeriksaan dokter forensik menunjukkan adanya luka bakar khas akibat petir.

“Setelah pemeriksaan forensik selesai, jenazah langsung dibawa ke rumah masing-masing untuk dimakamkan,” tambahnya.

Empat korban meninggal dunia diketahui berinisial AH (48), SN (52), AW (37), dan RF (48). Sementara lima korban luka—SM (27), BH (60), SY (55), AK (55), dan TH (44)—kini masih menjalani perawatan medis.

(bojes)

ARTIKEL TERKAIT

Paling Populer

Recent Comments

Anda tidak dapat menyalin konten halaman ini